Awas Modus Penipuan Kirim Struk Palsu, Jangan Sampai Jadi Korban!


Sebenarnya, modus seperti ini sudah agak lama kami alami. Beberapa tahun yang lalu, saat saya masih aktif sebagai Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Forum Lingkar Pena, bendahara kami, Wiwiek, melaporkan bahwa ada transfer donasi sebesar sekian juta rupiah. Eh, kemudian ada konfirmasi bahwa itu salah transfer, katanya kelebihan nol satu. Harusnya ratusan ribu, jadi jutaan, gitu deh. Angka detilnya saya lupa, soalnya kejadiannya sudah agak lama.

"Gimana, mbak?" tanya Wiwiek, "masak salah transfer sih?"
"Coba cek mutasi rekening deh, ada masuk segitu nggak?" jawab saya. Wiwiek pun cekatan mencek mutasi, dan ternyata ... donasi sekian juta itu tak pernah ada alias hanya tipu-tipu belaka. Lalu, kami cek bukti transfer, dan memang ada beberapa kejanggalan. 

Terakhir ini, di kepanitiaan baksos yang kami selenggarakan di lingkungan rumah kami, terjadi kejadiaan yang hampir sama. Ada donatur mengirim dana sekian ratus ribu. Eh, tahu-tahu minta dikembalikan separuh. Pengalaman saat mengalami kejadian serupa, membuat saya segera aware. Karena nomor rekening yang dipakai panitia kebetulan tidak bisa kami akses langsung dengan i-banking, kami mencoba mengamati struknya. Ada beberapa kejanggalan. Struknya agak beda dengan yang asli. Apa bedanya? Tidak usah saya sampaikan di sini, khawatir para penipu membaca tulisan ini dan semakin mempercanggih metode pemalsuan bukti transfer, hehe.

Lembaga-lembaga yang menerima donasi memang target empuk sasaran penipuan ini. Untuk mengantisipasi hal tersebut, saya dan Tim Fiksi Islami yang mengelola website nirlaba fiksiislami.com, tidak membuat donasi secara langsung, tetapi bekerja sama dengan program Infak.ID dari Rumah Zakat. Sistem donasi yang sangat canggih, sangat mempersempit ruang para penipu untuk beraksi. Mau donasi untuk Fiksi Islami? Silakan meluncur ke bit.ly/fiksiislami ... lho, kok malah promosi, hehe. Apa sih, fiksiislami.com? Itu adalah website nirlaba yang saya dirikan bersama teman-teman, silakan cek-cek dulu websitenya ya, ada banyak cerpen, artikel, puisi dan juga novel, yang bisa dibaca GRATIS!

Eh, lanjut soal tipu-menipu dengan modus struk palsu, ya. Selain lembaga sosial yang menghimpun dana dari masyarakat, online shop atau toko daring juga sangat rentan terkena penipuan ini. Toko kami juga pernah mengalami hal ini. Ada yang berkirim struk bukti pembelian, tetapi ternyata setelah kami cek, itu struk palsu. Karena itu, sekarang kami lebih senang berjualan di marketplace seperti SHOPEE, TOKOPEDIA, atau lainnya yang lebih terpercaya. Tetapi, ingat, jangan mau diajak bertransaksi di luar sistem mereka, seperti chat di inbox.

Bagaimana tips terhindar dari penipuan dengan modus ini?

1. Jangan euforia, biasanya kan jika kita menerima transferan, langsung senang. Apalagi, para penipu biasanya "mentransfer" sejumlah nilai yang relatif mencolok. Pokoknya tetap berhati-hati, jangan langsung bereaksi dengan mentransfer balik seperti mau mereka.

2. Cek struk, apakah ada kejanggalan. Bandingkan dengan yang asli. Tanda airnya, posisi huruf-hurufnya, tata bahasa, logonya, komposisi layout, dan sebagainya.

3. Cek mutasi rekening, ini cara paling valid. Memang tidak semua salah transfer itu penipuan. Saya juga pernah mengalami hal sebaliknya. Ada klien yang salah mengirim angka transfer, kelebihan 1 digit. Meski saya sudah mengenal beliau, dan sudah berkali-kali bertransaksi, saya tidak langsung transfer balik, tetapi mengecek mutasi. Ternyata memang benar, angka yang dia kirim lebih dari yang sudah kami sepakati. Saya pun mengirim kembali selisih transfernya. Terkadang, mutasi juga tidak update dalam satu waktu, maka perlu ditunggu paling tidak 24 jam, apakah benar ada transfer senilai itu.

4. Jika terbukti palsu, segera blokir nomor yang mengirim bukti palsu tersebut.

5. Hati-hati, jangan sembarang meng-share nomor rekening dan nomor HP. Jika Sobat aktif di lembaga sosial, sebaiknya pakailah rekening atas nama lembaga dan nomor HP khusus milik lembaga tersebut.

Semoga catatan kecil ini bisa membantu kita semua untuk lebih berhati-hati terhadap kejahatan digital yang makin hari makin 'kreatif' dan menyebalkan saja. Semoga Allah SWT melindungi kita semua.

Posting Komentar untuk "Awas Modus Penipuan Kirim Struk Palsu, Jangan Sampai Jadi Korban!"