Menampilkan postingan dengan label Syair
Syair-Syair Sumpah Pemuda - Afifah Afra
Syair

Syair-Syair Sumpah Pemuda - Afifah Afra

Syair #1 MENG-INDONESIA Satu nusa, satu bangsa, satu bahasa: Indonesia Aku ingin meng-Indonesia Hin… Baca Selengkapnya » Syair-Syair Sumpah Pemuda - Afifah Afra
Cinta Itu Apa? - Syair Afifah Afra
Syair

Cinta Itu Apa? - Syair Afifah Afra

CINTA ITU APA? Oleh Afifah Afra Cinta itu apa? Apakah sebuah telaga Penuh air berlimpah Sehingga ke… Baca Selengkapnya » Cinta Itu Apa? - Syair Afifah Afra
Anak Gaza dan Sebuah Cermin - Syair
Palestina Syair

Anak Gaza dan Sebuah Cermin - Syair

Sudah lebih dari 40 hari perang di Gaza tak juga berhenti. Meskipun gencatan senjata terus diseruka… Baca Selengkapnya » Anak Gaza dan Sebuah Cermin - Syair
Luka Dari Gaza - Sebuah Syair
Palestina Syair

Luka Dari Gaza - Sebuah Syair

Semilir angin berbau anyir Matahari memerah darah Burung berkicau sengau Awan bergelung murung Tak … Baca Selengkapnya » Luka Dari Gaza - Sebuah Syair
Anak-Anak Gaza - Syair Afifah Afra
Palestina Syair

Anak-Anak Gaza - Syair Afifah Afra

Oleh Afifah Afra Nak, tersenyumlah di alam sana  Sebab kamu akan bahagia  Bermain sepuasnya ...  Di… Baca Selengkapnya » Anak-Anak Gaza - Syair Afifah Afra
Syair Mencari Merdeka di Antara Tepuk Tangan
Syair

Syair Mencari Merdeka di Antara Tepuk Tangan

KUCARI MERDEKA Kucari merdeka Di cangkir-cangkir kopi Merdeka tersisa di bawahnya Tinggal ampas bel… Baca Selengkapnya » Syair Mencari Merdeka di Antara Tepuk Tangan
Mengukur Rindu - Puisi Afifah Afra
Syair

Mengukur Rindu - Puisi Afifah Afra

K au katakan, rindu itu bisa dikalkulasi Sebagaimana termometer mengukur suhu Kau pun akan m… Baca Selengkapnya » Mengukur Rindu - Puisi Afifah Afra
Memanah Rembulan, Sebuah Syair Afifah Afra
KARYAKU Kepenulisan Syair

Memanah Rembulan, Sebuah Syair Afifah Afra

Sudah lama saya tidak menulis syair. Entah mengapa, kepekaan hati saat mengatur kata-kata, se… Baca Selengkapnya » Memanah Rembulan, Sebuah Syair Afifah Afra
100 Bunga Itu Luruh Dari Tangkainya - Puisi Afifah Afra Untuk Para Dokter
Corona Virus Syair Video

100 Bunga Itu Luruh Dari Tangkainya - Puisi Afifah Afra Untuk Para Dokter

[Seratus Bunga Itu Gugur Dari Tangkainya] Oleh Afifah Afra Seratus bunga itu, gugur dari tangkainya… Baca Selengkapnya » 100 Bunga Itu Luruh Dari Tangkainya - Puisi Afifah Afra Untuk Para Dokter
Untuk Sahabat Kesayangan
Syair

Untuk Sahabat Kesayangan

Puisi Afifah Afra Duduklah di sini, sahabat kesayangan Di bangku kayu ini, kita berhadap-had… Baca Selengkapnya » Untuk Sahabat Kesayangan
SELAMAT PAGI, IBU
Keperempuanan Syair

SELAMAT PAGI, IBU

Puisi Afifah Afra Persembahan untuk para ibu di seluruh dunia... Selamat pagi, wahai Ibu I… Baca Selengkapnya » SELAMAT PAGI, IBU
Percakapan Hudhud - Sebuah Syair
Syair

Percakapan Hudhud - Sebuah Syair

Source: DevianArt             : untuk seorang adik             ~oleh: Afifah Afra Seekor Hudhud kec… Baca Selengkapnya » Percakapan Hudhud - Sebuah Syair
Munajat - Sebuah Syair
Syair

Munajat - Sebuah Syair

Saat itu, suasana begitu hening. Jemari saya bergetar, lalu, tertulislah syair sederhana ini. … Baca Selengkapnya » Munajat - Sebuah Syair
Tragedi Bumi - Sebuah Syair Afifah Afra
Kepenulisan Syair

Tragedi Bumi - Sebuah Syair Afifah Afra

Tragedi Bumi Oleh Afifah Afra I Sumpah serapah itu rekah Berbongkahbongkah Bergu… Baca Selengkapnya » Tragedi Bumi - Sebuah Syair Afifah Afra
Monolog Seorang Bunda Kepada Anak-Anaknya
Syair

Monolog Seorang Bunda Kepada Anak-Anaknya

Anak-anakku, haruskah bunda menjelma jadi ayam betina Gagah, buas dan selalu menatap penuh c… Baca Selengkapnya » Monolog Seorang Bunda Kepada Anak-Anaknya
KAU BERTINGKAH, MAKA KAU ADA
Syair

KAU BERTINGKAH, MAKA KAU ADA

By Afifah Afra Di zaman sekarang, bertingkahlah, Jangan takut akan dianggap payah Meski kau bi… Baca Selengkapnya » KAU BERTINGKAH, MAKA KAU ADA
Kepada Ramadhan, Kepadamu Syawal
Lebaran Syair

Kepada Ramadhan, Kepadamu Syawal

Akhirnya, sampailah aku di muara Ramadhan Tatapanku terbelah, antara hulu dan hilir Pada h… Baca Selengkapnya » Kepada Ramadhan, Kepadamu Syawal
Negeri Penuh Kotoran
Syair

Negeri Penuh Kotoran

Sebuah Puisi Afifah Afra Di negeri pencitraan Septictank tak lagi jadi tempat kotoran Dekomposer ta… Baca Selengkapnya » Negeri Penuh Kotoran
HARUS JADI MALAIKAT [SYAIR]
Syair

HARUS JADI MALAIKAT [SYAIR]

* Sebuah Puisi Refleksi Diri Oleh Afifah Afra Di negeri ini, harus jadi malaikat dulu u… Baca Selengkapnya » HARUS JADI MALAIKAT [SYAIR]