Widget HTML #1

Paket Hemat De Winst, De Liefde dan Da Conspiracao


Apa kabar, Sobat? Terimakasih, ya, sudah berkunjung ke blog saya, rumah maya yang sederhana namun semoga menjanjikan kehangatan, kebersamaan dan keriangan. Mohon maaf, beberapa waktu terakhir ini, saya tidak terlalu aktif mengupload blog saya ini. 

Di posting ini, sebenarnya saya mau bercerita tentang tiga novel kebanggaan saya, De Winst, De Liefde dan Da Conspiracao. Jika kalian adalah pembaca yang mengikuti karya-karya saya, pasti familiar dengan judul tersebut, bukan?

Menulis 3 novel ini benar-benar menguras tenaga, pikiran, konsentrasi, dan waktu. Total, saya membutuhkan sekitar 8 tahun untuk menghadirkan 3 novel ini. Novel bersetting sejarah pergerakan nasional Indonesia tahun 1930-an. Dengan tokoh sentral RM Rangga Puruhita, Sekar Prembayun dan Everdine Kereen Spinoza.

Sempat habis di gudang penerbit, alhamdulillah bisa cetak lagi meski dengan edisi terbatas. Dan... tentu dengan harga yang berubah agak lebih tinggi, karena harga kertas pun sedang naik tinggi. 3 novel ini benar-benar tebal, De Winst 324 halaman, De Liefde 454 halaman, dan Da Conspiracao 632 halaman.

Minat mengoleksi buku ini?

Harga satuan buku ini:
De Winst (324 hal): Rp 65.000
De Liefde (454 hal): Rp 72.000
Da Conspiracao (632 hal): Rp 88.000

Meski lebih mahal dari edisi sebelumnya, masih lebih murah daripada harga di toko buku dan buku-buku sejenisnya dengan ketebalan yang sama. Kalau tak percaya, cek saja :-)

Berminat mengoleksinya? 3 buku tersebut dipaket dengan harga hanya Rp 200.000 (belum ongkos kirim).

Jumlah terbatas. Minat? Silakan kontak
Bisa juga dibeli di toko SHOPEE kami.

Gambaran Isi Buku
#DeWinst

Usai menamatkan sarjana ekonomi dari Universiteit Leiden, RM Rangga Puruhita kembali ke Hindia Belanda, untuk mempraktekkan ilmu yang ia miliki demi kemajuan para pribumi. Akan tetapi, berbagai hal pelik harus ia hadapi. Mulai dari ribetnya aturan kebangsawanan Keraton Surakarta, perjodohan paksa dengan Rr. Sekar Prembayun yang sulit ia lepaskan, hingga permasalahan ketidakadilan yang dialami para buruh pabrik gula yang digaji sangat rendah. Haru biru cintanya dengan Everdine Kareen Spinoza, seorang Belanda totok pun ternyata terancam kandas.

Lantas, muncul Kresna, pemuda misterius yang mengaku kekasih Rr. Sekar Prembayun. Dengan sikapnya yang berandalan dan cenderung kurang ajar, Kresna justru memprovokasi Rangga untuk bangkit melawan imperialisme Belanda. Bersentuhan ideologis dengan Kresna dan Sekar Prembayun, ternyata justru memunculkan benih-benih simpati Rangga kepada perempuan yang telah dijodohkan dengannya sejak kecil itu. Akankah Rangga memilih Sekar Prembayun sebagai pasangan hidupnya? Lantas, bagaimana dengan Everdine Kareen Spinoza? Apakah Rangga juga harus mengkhianati Kresna?

#DeLiefde
Tak mudah menjalani pembuangan di sebuah negeri asing, meskipun negeri itu adalah negeri Belanda! Tempat ia pernah menyemai cita-cita menggali ilmu pengetahuan setinggi-tingginya. Sekar Prembayun tertatih-tatih menyusuri kehidupan yang jauh dari dugaannya. Termasuk harus berurusan dengan Roesmini van de Brand, seorang perempuan indo yang dijual oleh ‘ayahnya’ di rumah pelacuran dan menjalani affair dengan seorang anggota parlemen.

Tak mudah untuk tetap mempertahankan semangat juang, di saat badai menerpa dari segala penjuru. Membuat idealisme seperti barang tertawaan. Seperti yang dialami Everdine Kareen Spinoza, pengacara yang memperjuangkan nasib kliennya, Rinnah van de Brand yang ingin mendapatkan hak pengasuhan anaknya, meski ia hanya seorang Nyai Belanda.
Sekar dan Everdine, di tengah perjuangannya melawan sistem hukum yang tak berpihak pada kaum inlander, harus pula memperjuangkan arti sebuah kesetiaan. Karena, cinta sejati memang begitu sulit diejawantahkan. Apakah Sekar, Everdine dan yang lain berhasil meramu sebuah de liefde, cinta yang menginspirasi perjuangan mereka?

#DaConspiracao
Raden Mas Rangga Puruhita, pemuda terpelajar, sarjana ekonomi lulusan Leiden, ningrat Jawa, dan visioner. Ia dibuang ke Flores karena terlibat dalam gerakan melawan kekuasaan pemerintah Hindia Belanda.

Tan Sun Nio, gadis yang jelita, cerdas, ambisius, dan terlahir dari keluarga keturunan Tionghoa yang konservatif. Ia membuang diri ke Flores karena dikhianati calon suaminya. Namun, ia justru berhasil membangun sebuah kerajaan niaga terbesar di Indonesia Timur, dan menjadi orang terkaya di Flores.

Adapun Flores yang mereka datangi, sama-sama medan yang penuh bara. Awal abad XX, pulau itu baru beralih kekuasaan dari Portugis ke Belanda. Kondisi belum stabil. Bajak laut dan perampok merajalela. Pemberontakan para raja kecil atau mosalaki membuat bumi kian porak poranda.
Suratan nasiblah yang kemudian membuat mereka bertemu. Awalnya saling berhadapan sebagai lawan. Namun, mereka justru didekatkan ketika sama-sama terjebak dalam sebuah konpirasi tingkat tinggi. Konspirasi yang melibatkan sekelompok bajak laut yang dikoordinasi secara rapi menyerupai Mafioso di Sisilia: Bevy da Aguia Leste.



Posting Komentar untuk "Paket Hemat De Winst, De Liefde dan Da Conspiracao"