Pasangan Ngambek? Buat Dia Tersenyum dengan 5 Jurus Ini!


Dunia terasa runtuh di benak Doni. Istri tercinta, Anita, sudah seminggu ini ngambek. Boro-boro melayani dengan riang, menyambut dengan senyum manis pun enggan. Bahkan, Anita mengancam akan pulang ke rumah orangtuanya alias ogah tinggal lagi bersama Doni.

Jika Anda menjadi Doni, apa yang akan Anda lakukan?

Banyak terjadi, ketika istri ngambek, kaum lelaki justru melakukan tindakan yang salah, yaitu memaksakan kehendak dan melakukan kekerasan fisik. Inilah yang membuat banyaknya kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).  Sebagaimana berita yang dimuat di bbc.com (7/3/2017), Komnas Perempuan Indonesia menyebutkan bahwa sepanjang tahun 2016, terdapat 259.150 kasus kekerasan atas perempuan dalam rumah tangga.

Kaum lelaki cenderung melakukan pemaksaan dengan kekerasan ketika mengalami permasalahan dengan kaum perempuan. Website jurnalperempuan.org (12/6/2013) menyebutkan, bahwa kuatnya dorongan maskulinitas tradisional pada kaum lelaki, mendorong mereka untuk menyelesaikan problematika rumah tangga dengan kekerasan.

Padahal, secara psikologis, kekerasan justru akan membuat permasalahan menjadi kian berlarut. Sakit hati yang diderita oleh istri akan semakin dalam dan sulit disembuhkan, bahkan bisa menjadi pengalaman traumatis yang menghantui seumur hidup.

Maka, jika pasangan Anda ngambek, sebaiknya tempuhlah jurus-jurus yang smooth sebagai berikut.

1. Tingkatkan perhatian Anda kepadanya. Misalnya, Anda biasa lembur di kantor sehingga pulangnya selalu larut malam. Maka, cobalah untuk mengurangi dulu volume pekerjaan dengan pulang lebih awal. Meskipun perempuan konon makhluk yang talkative, tapi 

2. Berilah dia kejutan dengan sesuatu yang dia sukai. Semestinya Doni tahu, bahwa Anita sangat suka dengan novel baru dari penulis favoritnya. Belilah novel tersebut, letakkan di tempat favorit dia secara diam-diam, lengkapi dengan setangkai mawar, dan berilah tulisan romantis untuknya.

3. Bicara dari hati ke hati, dan mintalah maaf secara ksatria, meskipun menurut Doni, dia tidak bersalah. Terkadang, antara lelaki dan perempuan memang timbul masalah yang berawal dari perbedaan perspektif dan karakter. Maka, tanyalah kepada Anita, “Cinta, boleh Abang nanya, kenapa kamu ngambek? Kalau abang salah, tolong dimaafkan, ya?” Lelaki memang biasanya sangat gengsi untuk meminta maaf. Jangankan ketika merasa tak bersalah. Sudah jelas-jelas salah saja, lelaki biasanya enggan meminta maaf secara verbal. Namun, untuk menjaga keutuhan hubungan Anda, runtuhkanlah gengsi Anda tersebut.

4. Perempuan suka dengan kalimat-kalimat puitis yang dramatis, bahkan sedikit bombastis. Maka, tak ada salahnya Anda mencoba membuat sebuah puisi dan kirimkan ke dia. Jika sulit merangkai kata, Anda bisa mengcopas puisi orang lain, tentu dengan tetap mencantumkan nama penyairnya.

5. Ajak dia piknik, sebab kata orang, kurang piknik menyebabkan bad mood. Biar dia sendiri yang merancang mau piknik kemana, Anda cukup mensupport anggarannya. Sebab, perempuan senang sekali dengan kegiatan semacam itu.

Lima jurus tersebut mungkin efektif untuk mengurangi ketegangan hubungan, namun sejatinya, budaya keterbukaan dan dialog harus menjadi kebiasaan dalam sebuah rumah tangga. Doni juga harus mengajari Anita untuk bersikap lebih komunikatif dan tidak memungkas sebuah problem dengan senjata ajaib yang sebenarnya menyebalkan: ngambek! Sebab, berumah tangga membutuhkan keaktifan serta inisiatif dari dua belah pihak, yaitu suami dan istri.
 

Posting Komentar untuk "Pasangan Ngambek? Buat Dia Tersenyum dengan 5 Jurus Ini!"