Widget HTML #1

Quotes Persahabatan, Cinta, Kehidupan dan Motivasi Afifah Afra Bag #2



Jangan pernah sepelekan rangkaian kalimat, apalagi yang penuh makna. Karena dalam sebuah bayan terhadap sihir, begitu kata sebuah pepatah. Sihir di sini bukan berarti magic atau klenik, namun sesuatu yang bersifat membangkitkan alam bawah sadar. Memberi kekuatan untuk bangkit, move on, bergerak kembali dari keterpurukan.

Seperti yang saya sebutkan di beberapa kesempatan, saya termasuk orang yang menjadikan quotes berharga sebagai salah satu motivasi untuk terus mencapai yang terbaik. Dalam titik lemah, kita butuh charge agar bisa lepas landas, meninggalkan titik nadir kelemahan, kekecewaan, kesedihan dan putus asa. Ya, kita memang tak boleh menyerah. Jika semua orang berhenti saat putus asa, maka tak akan ada orang berprestasi. Sebab, prestasi tak akan mungkin hadis begitu saja. Prestasi butuh perjuangan, berdarah-darah karena usaha keras.

Berikut ini adalah lanjutan quotes saya tentang tema-tema persahabatan, cinta, kehidupan serta motivasi. Bagian pertama ada di artikel: Quotes Tentang Persahabatan, Cinta, Kehidupan dan Motivasi Dari Afifah Afra #1 

Selamat membaca!

26. Pria disebut laki-laki, karena hidupnya penuh liku-liku dan luka-luka. Perempuan kagum pada laki-laki yang tak takut lika-liku dan tegar menghadapi luka-luka.

27. Menikah itu karena iman, atau sekadar cinta? Iman bisa menguatkan ikatan. Semakin tebal iman, semakin kokoh pernikahan. Sementara, seiring waktu, cinta bisa menipis, habis, atau terbagi.

28. Kualitas seseorang terlihat dari saat dia membenci. Apakah dia mampu bersikap adil terhadap orang yang dia benci?

29. Tak ada jalan pintas menuju sukses. Butuh waktu, usaha dan ketekunan yang nyaris tanpa batas.

30. 
Hidup adalah pilihan. 
Tetapi banyak orang membiarkan diri 
untuk terpenjara dalam ruang stagnasi. 
Satu sebabnya: 
tak cukup keberanian untuk melangkah.

31. Perjalanan kita panjang. Waktu kita pendek. Jangan tergoda untuk terhenti, kecuali sekadar rehat sejenak. Istiqomahlah!

32. Tunggu! Adalah satu kata yang sempurna membungkus kemalasan menjadi tampak menawan. Kerjakan apa yang bisa kita lakukan, saat ini juga! Meski baru sekadar menyusun rencana.

33. 

"Kata abah, belajarlah selalu
Agar kau jadi orang berilmu
Benci dan cinta jangan pernah terlalu
Berubah rasa kau akan malu"
(Pantun)

34. Setiap satu amanah tertunaikan, maka terbukalah satu pintu kebahagiaan. Benang kusut kesedihan dan keresahan, seringkali muncul dari sikap tidak bertanggungjawabnya kita terhadap apa-apa yang semestinya kita lakukan.

35. Jika tak mampu membasuh air mata dengan tetesan hujan, kau mungkin perlu menghapusnya dengan butir-butir keringat. Namun akan sempurna jika kau bilas dengan air wudhu.

36. Sahabat adalah aset paling berharga, dalam beberapa hal lebih dari keluarga. Menyia-nyiakan sahabat seperti kita sengaja membuka brankas kita dan membiarkan tergeletak di tepi jalan.

37. Begitulah manusia...
Untuk mengejar hal-hal yang belum pasti, sering meninggalkan hal-hal yang sudah pasti. Akhirnya, dia akan kehilangan segalanya...

38. Dongeng adalah sarana melatih imajinasi dan kreativitas; merupakan modal awal terbentunya tradisi literasi. Ayo mendongeng!

39. Jangan jadikan sahabat sebagai sekadar selingan dan hidupmu. Saat sedih dan sepi, kau mendatanginya. Saat gembira dan penuh keramaian, kau melupakannya. Sahabat adalah bagian dari diri, sebagaimana oksigen yang terus dibutuhkan dalam keadaan apapun.

40. Kesalahan terfatal dari bersahabat adalah, ketika kau selalu bersifat pasif. Disayang, dirindu, dimanja, diperhatikan; sedangkan kau tak pernah menyayang, merindu, memanja, dan memperhatikan. 

41. Mengembangkan diri itu penting. Tapi ada syaratnya. Kita harus cukup "elastis". Kalau kita hanya gelas rapuh, berkembang akan membuat kita pecah. 

Bagaimana agar kita cukup elastis? Harus belajar tahan banting, mudah beradaptasi, tidak gampang baper, lentur, tidak mudah patah, dan semangat selalu.

42. Ketika kau sudah merasa lelah mengejar sesuatu, berhentilah sejenak, dan renungi! 
Jangan-jangan yang kau kejar itu, hanya fatamorgana.

43. Seringkali kita terjebak menolak kebenaran, bukan karena tak tahu bahwa itu benar, tetapi karena kita merasa gengsi mengakui.

Posting Komentar untuk "Quotes Persahabatan, Cinta, Kehidupan dan Motivasi Afifah Afra Bag #2"